Sabtu, 07 November 2009

Komponen Dasar Program Pascal

Komponen Dasar Program Pascal


Pola susun bahasa Pascal dibentuk dengan menggunakan komponen bahasa pemrograman yang umum, yang terdiri dari :

1. Simbol Dasar

2. Reserved Word (kata pasti)

3. Identifier (penyebut)

Simbol Dasar.

Simbol dasar terdiri atas :

1. Simbol huruf, yaitu huruf A sampai dengan Z atau a sampai dengan z.

(huruf besar dan kecil).

2. Simbol angka atau digit yaitu : 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9.

3. Simbol khusus, yaitu

+ - * / ; := , = < > <= >= <> : { } ( ) [ ]

Reserved Word (kata pasti)

Reserved Word adalah suatu kata yang secara mutlak tidak boleh diartikan lain dan harus digunakan sebagaimana yang telah didefinisikan atau ditentukan kegunaanya oleh bahasa Pascal. Reserved word ini tidak boleh didefinisikan ulang oleh pemakai, sehingga tidak dapat dipergunakan sebagai pengenal (identifier)

Reserved Word ini jumlahnya berbeda untuk masing-masing bahasa Pascal.

Contoh beberapa reserved word yang telah didefinisikan oleh bahasa pascal antara lain :

AND ELSE LABEL SET

ARRAY END OF TYPE

BEGIN FUNCTION OR UNTIL

CASE FOR PROCEDURE VAR

CONST GOTO PROGRAM WHILE

DO IF RECORD WITH

DOWNTO IN REPEAT dsb

Identifier (sebutan / pengenal)

Identifier merupakan sebuah kata yang digunakan sebagai nama atau sebutan terhadap sesuatu di dalam program. Pemakai dapat mendefinisikan sendiri suatu nama sebagai identifier.

Identifier ini terdiri atas :

a. Identifier Standar, yaitu identifier yang telah didefinisikan oleh bahasa pascal.

Contoh dari Identifier standar ini antara lain:

ABS LN EOF SQR

ARCTAN ODB EOLN SQRT

BOOLEAN PRED EXP SUCC

CHAR ROUND

CHR READ

COS READLN Dan masih banyak lagi.

b. Identifier Non Standar; yaitu identifier yang didefinisikan oleh pemakai bahasa pascal; misalnya;

1. nama suatu program

2. nama suatu konstanta

3. nama suatu variabel

4. nama suatu procedure

Nama Identifier ini bebas, tetapi dengan ketentuan-ketentuan sebagai berikut :

1 terdiri dari gabungan huruf dan angka dengan karakter pertama harus berupa huruf. Huruf besar dan huruf kecil dianggap sama.

2 Tidak boleh mengandung blank.

3 Tidak boleh mengandung simbol-simbol khusus, kecuali garis bawah.

4 Panjangnya bebas, tetapi hanya 63 karakter pertama yang dianggap signifikan.

Contoh :

Identifier

Keterangan

GajiKaryawan

Benar

No_Mhs

Benar

P3K

Benar

1X

Salah, karakter pertama harus huruf

A&B

Salah, tidak boleh mengandung simbol khusus

A B

Salah, tidak boleh mengandung blank

Variabel, Konstanta dan Ekspresi

Variabel.

Variabel adalah suatu identifier non-standar yang didefinisikan oleh programmer untuk menyimpan nilai atau data tertentu yang dibutuhkan dalam program pada saat program sedang berjalan. Nilai variable tidak tetap atau nilainya merupakan hasil dari suatu proses. (variabel yang dimaksudkan disini sama seperti halnya arti variabel pada aljabar).

Tipe data dari variable yang dideklarasikan haruslah sama dengan nilai yang kita masukkan ke dalamnya.

Bentuk umum deklarasinya adalah :

1 Jika hanya 1 (satu) variabel yang dideklarasikan :

VAR identifier : jenis data;

2 Jika lebih dari 1 (satu) variabel dan masing-masing memiliki jenis data yang sama :

VAR id-1, id-2, …., id-3 : jenis data;

3 Jika beberapa variabel yang berbeda jenis datanya :

VAR

identifier-1 : jenis data;

identifier-2 : jenis data;

.

.

.

identifier-n : jenis data;

4 Jika variabel yang dideklarasikan berjenis data non-standar :

TYPE id = (data_item_1,data_item_2,…,data_item_n);

VAR id-v : id;

SUB-RANGE :

TYPE id = data_item_pertama .. data_item_terakhir;

VAR id-v : id;

Contoh :

1. VAR x : integer;

2. VAR p,q,r : real;

3. VAR a,b : char;

m,n : boolean;

4. TYPE warna = (merah,hitam,biru,putih,kuning);

VAR x1,x2 : warna;

5. TYPE tahun = 1900 .. 1993;

VAR thn-1,thn-2,thn-3 : tahun;

Aturan penulisan dalam penamaan variabel :

  • Tidak mengandung spasi, symbol atau tanda
  • Tidak diawali dengan angka
  • Tidak menggunakan kata pengenal (identifier) dalam bahasa PASCAL

Berdasarkan ruang lingkupnya, variable dibedakan menjadi 2 :

  1. Variabel global, variable yang dideklarasikan diluar blok atau rutin-rutin (procedure & fungsi) tertentu, sehingga variable global akan dikenali oleh semua rutin yang terdapat dalam program atau unit bersangkutan.

Program latvarglobal;

Uses

Crt;

Var varglobal: integer;

Procedure proc1

Begin

{ kode program ….. }

……

End;

Function func1: integer ;

Begin

{ kode program ….. }

……

End;

(program utama)

Begin

{ kode program ….. }

…..

End.

  1. Variabel local, variable yang dideklarasikan di dalam suatu rutin tertentu (procedure &fungsi) sehingga hanya dikenali oleh rutin bersangkutan saja.

Function func1: integer ;

Varlokal: integer;

Begin

{ kode program ….. }

……

End;

Contoh program menggunakan variabel:

Program latihan;

Var

Bilangan; integer;

Hasil : longint;

Begin

Clrscr;

Write (‘masukan sebuah bilangan bulat : ‘ );

Hasil := bilangan * bilangan * bilangan;

Write(bilangan,’^3 = ‘, hasil);

Readln;

end.

Konstanta.

Konstanta adalah suatu identifier non-standar yang nilainya telah ditetapkan dalam suatu program dan dideklarasikan pada bagian deklarasi. Nilai konstanta tidak dapat dirubah selama program berjalan.

Bagian umum deklarasinya adalah :

CONST identifier = nilai;

Contoh :

CONST

phi = 3.14;

x= 2;

maxrecord = 100;

universitas = ‘UNIVERSITAS GUNADARMA’

contoh program dengan konstanta:

Program menggunakan konstanta;

uses crt;

const

MAX = 5;

Var

A: array [1..MAX] of integer

i : integer;

begin

clrscr;

for I := 1 to MAX do

A[i] := I * 10 ;

for i := to MAX do

writeln ( ‘A[“, I, ‘]= ’, A[i] ) ;

readln

end.

Konstanta bertipe

Sebuah konstanta bisa di defefinisikan dengan menggunakan tipe. Hal ini memang mirip dengan melakukan inisialisasi pada variable global. Perbedaannya adalah pada konstanta bertipe nilainya akan diisikan pada saat program dijalankan, sedangkan pada variable inisialisasi harus dilakukan secara eksplisit.

Bentuk umum :

Const

Namakonstanta : tipedata = nilai konstanta;

Contoh:

Const

Namaku : string = ‘Marliza Ganefi’ ;

Karakter : chart = ‘A’;

Escape : char= chart(27);

e : real = 2.7182181

Nilai dari konstanta bertpe dapat dirubah pada saat program dijalankan

Program constbertipe;

Uses

Crt;

Const

Kota: string =’Bandung’;

Begin

Writeln(kota);

Kota:=’Jakarta’;

Writeln(kota);

Readln;

End.

Ekspresi.

Sebuah ekspresi merupakan kumpulan dari operand-operand (seperti : bilangan, konstanta, variabel dll) yang bersama-sama dengan operator membentuk suatu bentuk aljabar dan menyatakan suatu nilai.

Ada 2 (dua) jenis ekspresi dalam bahasa Pascal, yaitu :

1. Ekspresi numerik / aritmatika, yaitu suatu ekspresi yang menghasilkan nilai numerik / aritmatika.

Contoh :

(b * b – 4 * a * c) / (2*a) / (2 * a) Þ ekspresi numerik, jika a,b dan c adalah bilangan (variabel bernilai numerik).

2. Ekspresi Boolean atau ekspresi logika, yaitu suatu ekspresi yang menghasilkan nilai boolean / logika (true/false).

Contoh :

Upah < style=""> Þ ekspresi boolean (“upah” adalah suatu variabel bernilai real).

1 komentar:


Recent Post